3 Tips membangun Personal Brand di Linkedin

Sebagai pebisnis digital tentu harus dinamis dan fleksibel serta mampu melihat tren dan memanfaatkannya untuk kebutuhan bisnis kita kenapa? Karena dunia digital berkembang sangat cepat. Salah satunya adalah Linkedin yang sedang jadi “hot items” sosial media untuk melakukan marketing secara organic. Apalagi jika bisnis teman intropreneur adalah berjualan ke perusahaan atau b2b, pastinya wajib menggunakan platform sosial media yang satu ini. Yuk kita lihat bagaimana cara menggunakan Linkedin dan memaksimalkannya untuk bisnis teman intropreneur

Trend Monetize berbagai platform sosmed

Nah di episode kali ini kita bakal ngomongin digital marketing dengan memaksimalkan Linkedin. Kenapa Linkedin? Karena seperti teman intropreneur ketahui saat ini semua platform digital sedang sibuk-sibuknya memonetizekan platform mereka dengan mendorong penggunanya menggunakan platform berbayar atau ads..

Contohnya, organic reach Facebook terus menurun nilainya dari tahun ke tahun. Ada data historis yang mengatakan pada 2013, Facebook page secara mudah mendapat reach 12% ditiap postnya artinya dari jumlah fans dipage teman intropreneur, 12%nya otomatis melihat update post kita. Nah, Angka itu menurun hanya setahun setelahnya, yaitu pada 2014, yang hanya dapat meraih 6%. Dan pada 2018, angka itu mengecil di bawah 6%. Dan sekarang bahkan bisa dibawah 1%, bayangkan! Dengan demikian jika fanpage anda memiliki 100fans, organic post hanya mampu menjangkau 1 orang saja!

Nah, Karena fenomena itulah, walaupun sebagai digital marketer kita tetap memarketingkan bisnis kita difacebook ataupun instagram, tapi ada titik terang dari Linkedin yang bisa jadi solusi bagi mereka yang ingin memarketingkan bisnisnya secara organic.

Seberapa besar peluang bisnis yang bisa didapat dari Linkedin?

Terlebih jika bisnis anda adalah B2B, Linkedin adalah tempat yang tepat karena di sinilah berkumpul para industry leaders. Jadi, supaya kita sukses memanfaatkan Linkedin, berikut ada beberapa tips yang bisa teman intropreneur coba. Jika belum punya linkedin, silahkan dibuat, dan jika sudah punya Linkedin, yuk coba kita simak tips untuk memaksimalkan personal brand kita disana!

Linkedin memang identik dengan lebih serius dan formal dibanding Facebook atau Instagram. Tapi tau gak, bahwa ada sebuah experiment dari seorang pebisnis digital yang memposting konten yang sama di Facebook dan Linkedin. Postingan di Facebook mendapat 200+ organic reach dan 3 engagement. Sementara di Linkedin, mampu mendapat 8.000+ organic reach dan 37 engagement. Dan itu datang dari post yang sama..artinya Linkedin adalah sosial media yang potensi organik marketingnya masih menjanjikan lho!

Dan menariknya, tahukah anda? Meskipun Linkedin termasuk baru dibanding sosial media lainnya di 2002, tapi saat ini ada sekitar 300 juta users yang terus berkembang di dalamnya. Ga impossible juga bahwa dalam jangka panjang, Linkedin akan menjadi pemain penting untuk bisnis B2B.

Setiap hari para pencari kerja ataupun industry leaders selalu aktif di Linkedin untuk mencari kandidat baru. Setiap senior leader yang selalu melakukan interview, partnering dan mentoring,

Lalu, bagaimana cara mengoptimalkan Personal Brand untuk menarik calon buyer?

Yang paling penting untuk pebisnis, para users itu juga sekaligus buyers. Dan 50% para buyers itu cenderung untuk memilih membeli produk jika mereka telah engage sebelumnya melalui Linkedin. Jika anda menjual produk untuk bisnis, Linkedin menyediakan kesempatan yang luas untuk anda asalkan anda menerapkan tips  berikut ini

1. Lengkapi Profil Linkedin Anda

Kenapa harus lengkapi profil? Karena profil yang lengkap menerima 2x lebih banyak visitors dibandingkan yang profilnya kurang lengkap dan ini terjadi secara organic. Jadi pastikan anda telah lengkapi beberapa hal berikut di akun Linkedin anda:

• Logo

• Company description

• Website URL

• Company size

• Industry

• Company type

• Location

Terutama jangan lupa yang terpenting header cover di profile anda yang sebetulnya adalah attention grabber pertama saat orang masuk kedalam profile linkedin anda… jelaskan secara singkat siapa anda dan manfaat yang orang bisa dapatkan dari berkoneksi dengan anda didalam header, yesss bukan dibawah-bawah ditempat about, experience dan lain-lain tapi tepat di header..

Kenapa? Agar sebelum masuk lebih jauh mengenal anda, orang sudah terlebih dulu tahu apa yang akan mereka baca dan dapatkan dari anda.. Jadi header anda adalah summary of profile.. Jika di linkedin saya yosefadjibaskoro, teman intropreneur bisa lihat juga untuk sebagai case study saja..

Bahwa saya diheader saya menuliskan podcast saya intropreneur dan juga ketiga bidang yang saya ingin orang mengenal saya dengan itu yaitu entrepreneur, digital marketing dan psychology lalu baru dibawahnya ada core aktifitas saya dibisnis..nahh, tujuan header adalah membuat orang tertarik untuk scroll dan membaca lebih lengkap, jadi penting sekali untuk memiliki header yang langsung berbicara manfaat pada pengunjung profile anda

2. Write More

Manfaatkan limit 1.300 karakter pada postingan Linkedin anda untuk tulisan yang singkat, padat, dan jelas. Ada fakta, bahwa menulis pada postingan akan mendapat lebih banyak visibility dibanding mempost link atau short post lho, teman introprenuer!

Trik lain yang cukup oke dan bisa anda coba adalah remove link pada preview. Ini terbukti mampu menarik perhatian orang yang akan melihat postingan anda karena bentuknya yang berbeda dengan postingan standard ala link post.

Jadi post dengan postingan normal dan jika ingin melampirkan link, lampirkan pada kolom komentar untuk remind para followers. Tidak mengikutsertakan link dan menempatkannya di komen ini bisa membuat konten anda jadi lebih mudah tertampil di feeds para followers alias organic reachnya lebih baik lohh.

3. Build Company Influencer Not Just Your Company Profile

Nah, ini yang paling penting bagi perusahaan untuk mulai eksis dilinkedin…

kesalahan yang sering terjadi adalah membuat akun bisnis page di linkedin yang organic reachnya tak terlalu bagus karena diarahkan oleh linkedin untuk menggunakan linkedin-ads atau malah membuat akun baru personal dengan nama bisnis ala-ala marketing facebook personal jaman dulu lalu mensharingkan bisnisnya dengan jor-joran..

Nah ini cara yang cukup sesat untuk dimainkan dilinkedin jika anda ingin memanfaatkan organic reach di linkedin. Lalu bagaimana caranya? Caranya adalah dengan menggunakan pendekatan personal yang artinya, orang di linkedin itu walaupun proffesional social media tetap ingin memfollow dan berinteraksi dengan orang lainnya.

Jadi solusinya adalah create your internal influencer…

Nah, apa itu artinya? Artinya buatlah sebuah akun personal dengan nama orang yang nyata, idealnya adalah karyawan bisnis anda atau jika tidak ada atau bisnis anda masih kecil maka anda sendiri yang harus membuatnya dan jadikan karyawan itu atau anda sebagai influencer dari bisnis anda. Jadi orang mengenal bisnis anda melalui internal atau company influencer yang ada diperusahaan anda yang rajin posting konten yang membuat orang tertarik untuk berkoneksi dengan influencer itu.Jadi sekarang, pilihlah satu orang atau anda sendiri juga bisa yang akan menjadi wajah perusahaan anda di linkedin.

Gimana teman intropreneur, sudah siap action di Linkedin? Kalo ada pertanyaan lebih lanjut, boleh kita chit chat di Instagram @sekolahpebisnis atau @yosefadjibaskoro. Atau bisa juga di Linkedin Yosef adji baskoro. Ok sekian dulu episode hari ini. semoga sukses ya teman intropreneur dalam setiap usahanya! Terima kasih uda dengerin, kita ketemu lagi di episode selanjutnya dari Igcast Intropreneur. Yosef pamit. Bye-bye.