Mengerti perbedaan cara berpikir seorang pemalu/shyness dan pendiam/introvert

Bagi seorang introvert, dianggap pemalu sudah menjadi hal yang biasa karena banyak yang belum bisa membedakan antara sifat pemalu dan pendiam atau introvert dan shyness. Dan oleh karena itu, persepsi itu membuat seorang introvert pun ga jarang malah yakin bahwa dia adalah pemalu dan bukan introvert.

Memang beda ya? Iya, orang yang malu memang pastinya diam karena tak mau bicara, tapi tak berarti orang yang diam itu malu…

Lalu kenapa? Karena banyak sifat positif introvert yang sangat berlawanan dengan mereka yang pemalu atau shy yang dapat berkontribusi positif pada sekitar atau pada tim anda. Yuk kita lihat beda keduanya!

Mitos introvert sama dengan pemalu

Hari ini kita akan menjawab mitos yaitu introvert itu sama dengan pemalu….Dan jika jawabannya adalah bukan, kita coba lihat dari persepsi teori psikologi nih…apa sih yang membedakan introvert dan pemalu? Sebab selain buat anda yang berkarakter introvert untuk mengetahui kebenaran yang mungkin sering salah diartikan..penting juga dan buat anda yang pemalu agar dapat mengembangkan diri. Let’s go!

Pemalu dan introvert sudah sejak lama membingungkan kita semua. Orang berkarakter introvert, sering dipanggil pemalu, begitu pun sebaliknya.

Tapi, Menurut direktur Child Emotion Laboratory dari Universitas McMaster, yaitu Louis A. Schimdt, yang secara akademis mempelajari fondasi personalitas pada biologi, terutama tentang sifat-sifat pemalu, menjelaskan bahwa

“Memang Media sering melihat pemalu dan introvert sebagai satu hal yang sama. Tapi secara konsep teori dan bukti empirik, mereka tidak sama.”

Louis A. Schimdt

Oke, jadi bedanya apa? Pemalu adalah perasaan takut kepada penilaian negatif, sedangkan introvert lebih pada pilihan seseorang pada stimulasi lingkungan yang minimal dan tenang.

Terus kenapa ya kalau pemalu dan introvert itu berbeda, kita masih suka menganggap mereka sama?

Jawabannya adalah dari sisi pandang orang, mereka terlihat sama.. Yaitu diam dan pasif..

Misalnya gini, ada seorang Extrovert yang pemalu yang duduk dan diam saja di dalam meeting karena pemalu takut untuk berbicara, sementara tidak jauh dari dia ada calm introvert yang juga diam saja, tapi tak merasa takut melainkan over-stimulated karena keramaian dalam meeting. Dan di keadaan itu, memang introvert tak ingin mengutarakan pendapat, sangat berbeda dari pemalu yang ingin terlibat dan butuh bersosialisasi tapi mengalami rasa takut.

Jelas ya, nah bahayanya, si  introvert yang selalu dijudge bahwa dia diam karena adalah pemalu dan statement itu diulang-ulang oleh orang sekitarnya di rumah, di sekolah, di kantor dan ditempat ia sehari-harinya berada, karena terus menerus ditekankan ia adalah pemalu.. Introvert merasa ada yang salah dengan dirinya dan malah ia bisa menjadi seorang yang takut berinteraksi dengan orang lain atau pemalu.

Apakah saya ini seorang pendiam atau introvert?

Jadi untuk teman intropreneur, sekarang bisa mulai bertanya nih kepada diri sendiri…apakah teman intropreneur ini seorang pendiam atau introvert ataukah teman intropreneur itu seorang pemalu atau shyness..taunya darimana? Bayangkan situasi saat momen berkumpul bersama rekan kerja, apakah disana ada rasa keraguan dan ketakutan yang membuat Anda nervous saat mengutarakan pendapat ? Jika ada kemungkinan besar teman intropreneur itu mengalami shyness atau pemalu dan bukan introvert. Sebab introvert dapat choose to be social tanpa ada anxiety atau ketakutan, dan memilih diam saat stimulasi telah terasa over stimulasi..

Oke, supaya pembahasan kita lebih akademis lagi nih… Yuk kita simak bahwa ternyata sifat pemalu atau shyness itu dapat di kategorikan lagi lebih detail.. Jadi ada pendapat seorang professor psikologi dari Wellsley College yaitu Dr. Jonathan Cheek yang bilang kalau ternyata ada 4 tipe pemalu yang berbeda.

1. Shy-secure :

Mereka sering memiliki social anxiety atau ketakutan untuk bersosialisasi. Dr Cheek menjelaskan, bahwa orang-orang shy secure, ketika diminta berbicara dengan kenalan baru, mereka tak tertarik dan seringnya menghindar karena mencari keamanan dari rasa ketakutan untuk bersosialisasi itu. Berbeda dengan seorang introvert yang jika memang harus berinteraksi dan bertemu orang, mereka tetap tenang dan melakukan pembicaraan seperti biasa saja.

2. Shy-withdrawn :

Level yang lebih dalam ini, membawa rasa malu pada interaksi ini menjadi lebih terasing dari interaksi sosial. Ini karena sifat withdrawn atau menarik diri ini adalah karena mereka sangat khawatir penolakan, judgement, atau melakukan hal yang salah dan mereka lebih senang menyendiri. Introvert mungkin terlihat menarik diri juga, tapi bukan karena khawatir penolakan atau judgement melainkan karena mencari situasi yang lebih tenang saja.

3. Shy-dependent :

Berbeda lagi dengan pemalu yang satu ini yang sangat tergantung pada kelompok atau genknya. Dijuluki shy-dependent atau pemalu yang ketergantungan, dia ini sangat memprioritaskan kepentingan kelompok dibanding kepentingan pribadi. Kerugiannya adalah saking jadi pengikut yang pasrah, ia tak bisa membangun relationship yang saling menguntungkan karena selalu saja menjadi seorang junior bagi teman-temannya sehingga tendensinya adalah dimanfaatkan. Nah, kalau yg ini dibandingkan dengan introvert, itu sangat jauh, karena introvert memang terkenal independent.

4. Shy-conflicted :

Kategori yang terakhir ini memiliki dilema dalam hati yang sangat besar karena ia memiliki kebutuhan yang tinggi untuk melakukan kontak sosial, tapi juga anxious atau merasakan ketakutan dan kepanikan serta nervous. Dilemma mereka adalah tak ingin menarik diri dari pergaulan sosial tapi juga tak berani melawan arus dan mengemukakan pendapat. Ia Mempunyai ketakutan bahkan sebelum memulai dan ini adalah tipe pemalu yang paling memiliki banyak masalah. Disini sangat berbeda ya dari introvert yang jika ingin bergaul ya bergaul saja, tak ada dilema disana, hanya cepat lelah karena stimulasi lingkungan saja.

Ok, jadi jelas ya cara membedakan….

Sementara introvert mnugkin saja skip party untuk mencari ketenangan dan ngafe. Seorang pemalu sangat ingin pergi ke pesta dan berinteraksi dengan orang lain, tapi mereka terlalu takut untuk melakukannya.

Sekian pembahasan kali ini. Kita ketemu lagi di episode yang akan datang di igcast Intropreneur. Buat teman intropreneur yang punya pertanyaa, kritik, dan saran bisa langsung ke instagram @sekolahpebisnis an @yosefadjibaskoro ya! So, terima kasih udah luangin waktu buat dengerin. Yosef sign out.