Menggunakan Tim Untuk 10X Produksi Konten Anda dengan Budget Minimal

Bagaimana ya cara agar kita bisa melakukan teknik marketing yang low budget? Sebab katanya kalau menggunakan konten marketing atau membuat konten sendiri itu berpotensi dilihat banyak orang tanpa harus berpromosi ya? Apakah bisa sendiri saja membuatnya? Jika tidak timnya apa saja sih?

Nah, pertanyaan-pertanyaan itu adalah rentetan pertanyaan yang cukup sering saya dapatkan saat saya bertemu dengan follower sekolahpebisnis atau saat ada yang konsultasi lewat DM untuk membangun akun media mereka. Di artikel ini, saya akan coba membagikan apa dan siapa saja yang ada dibalik akun media instagram sekolahpebisnis. Yuk kita mulai sekarang!

https://thinkcomputers.org/choose-the-best-education-computers-to-study-and-work

Sebelum kita lihat istilahnya under the hood atau dibelakang layar sebuah akun media sekolahpebisnis, satu hal yang perlu dipelajari adalah menjadi seorang ninja outsourcer, sebab untuk membuat konten dan melakukan marketing konten, anda hampir tak bisa melakukannya seorang diri. Hampir mustahil. Ini adalah kenapa banyak dari teman intropreneur juga yang pastinya bertanya-tanya nih, bagaimana ya saya seorang diri ini bisa membuat sebuah akun media yang baik dengan feed dan story yang baik serta engagement yang baik di instagram. Jawabannya adalah hampir mustahil. Kecuali mungkin anda seorang yang full time, tak ada kerjaan lainnya dan hanya mengelola sebuah akun media itu.

Ini membuat banyak akun media di instagram yang memang isinya banyak me-reposting konten akun besar lainnya. Sebab memang inilah jalan terbaik jika anda hanya mengelola akun media itu seorang diri saja.

Ok, sampai situ jelas ya teman-teman.. 

Jadi ada dua cara memulai untuk membuat konten, yang pertama adalah merepost konten dan yang kedua adalah menggunakan daya ungkit atau yang disebut leverage.. 

Nah sekolahpebisnis menggunakan yang kedua karena pertama kami melakukan hal ini full time sebab memang tujuan dan visi kami sudah jelas yaitu untuk menyebarkan pesan bahwa semua orang bisa sukses baik sekarang teman-teman sedang kuliah, baru lulus kuliah ataupun sedang bekerja dan berpikir ingin berbisnis. You can have abundance life, it’s already prepared for you!

Kami menyadari bahwa melakukan lompatan menjadi seorang pebisnis tidak mudah dan penuh resiko dan untuk itulah kami yang telah membantu ribuan orang di sekolahpebisnis bertransisi untuk memulai perjalanan bisnisnya dengan mulus.

Banyak orang merasa ragu akibat ketidakpastian dan itulah sebabnya kami menawarkan sebuah blueprint start your business dan komunitas untuk mengakselerasi pembelajaran anda dan berbagi insight bisnis bersama pebisnis lainnya.

Karena itu sekolahpebisnis memproduksi konten sendiri dan menggunakan daya ungkit untuk 10X content production yang teman intropreneur mungkin bisa ikuti juga bagaimana cara kami memproduksi konten kami.

Saya ingin menekankan juga, content marketing untuk sebuah akun media di instagram itu tak hanya membuat design konten di instagram saja, tapi seperti sekolahpebisnis, yang selain ada akun medianya, tapi juga memiliki kelasonline, yang sekarang sedang menyelesaikan sebuah program yaitu Success Habits Accelerator dengan buku, video dan audiobook nya. Lalu ada konten podcast reguler di spotify yaitu sekolahpebisnis podcast by intropreneur serta kami juga memiliki event offline yang berpartner dengan para pakar untuk memberikan teman pebisnis sumber terbaik untuk belajar bisnis. Semua jenis konten itu membutuhkan sebuah support system di belakang anda. 

Jadi, agar anda juga not being hard on yourself untuk trying to pull it off alone, atau berusaha melakukan semua hal itu sendirian mulai dari membuat akun media hingga konten-konten lainnya, maka saya akan membagikan support system apa yang saya gunakan di dalam tim media sekolahpebisnis sehingga anda bisa mungkin melihat sesuatu yang bisa anda petik dan anda ambil untuk meraih kesukesan anda sendiri jika ingin membuat sebuah akun media.

Oke, jadi ini yang saya lakukan. Saat berbicara mengenai sebuah karya yang namanya konten, tentu saja akan butuh yang namanya penulis atau writer, lalu kedua designer, programmer dan content marketer. Tapi tenang saja, sebab anda tak perlu keempat role itu untuk akun media atau aktivitas content creation dan marketing

Jadi misalnya untuk podcast, atau jika teman-teman buat blog post atau video youtube atau webinar misalnya, tentunya tidak bisa spontan langsung take video atau podcast tapi ada proses kreatif untuk menghasilkan apa yang tampil di depan layar. Itulah yang dilakukan oleh content writer.

Lalu saya juga membutuhkan designer atau graphic design untuk membuat design konten di dalam akun media instagram serta opt-in page serta landing page dan programmer untuk memastikan hal teknis website bekerja. Pertanyaannya apakah saya menggunakan full time tim? Tidak juga sih, tapi hybrid lebih tepatnya.

Dan memang saya tak melakukan seperti banyak marketer dengan skala UKM dalam hal biasanya menggunakan platform outsource seperti sribulancer, atau projects.co.id untuk melengkapi role tim yang tadi sudah saya jelaskan. Tapi apakah saya pernah hire seorang web freelance? Yes pernah, saya mencarinya di projects.co.id, karena dulu waktu baru mulai dan belum punya referensi kenalan platform tersebut sangat membantu.

Jadi tipsnya siapkan dulu job desc yang anda cari apa, tidak usah terlalu formal. Cukup satu lembar kira-kira tuliskan kriteria orang seperti apa yang anda cari dalam hal skill dan keperluan yang anda inginkan dari mereka, nah setelah sudah dapat kandidat yang apply baru kita cocokkan dengan personality orang yang kira-kira akan get along dan enak diajak berkomunikasi. Tentunya karena anda akan bekerja dengan orang ini cukup sering.

Kalau saya kebetulan telah beberapa waktu berjualan online dan mengelola akun media, ada orang-orang disekitar saya yang bekerja juga di agency digital dan dunia kreatif sehingga saya bisa menanyakan ke mereka kira-kira adakah orang yang sesuai dengan satu lembar yang tadi saya buat untuk kriteria kandidat itu.

Saya memilih Ini karena saya sendiri ingin menemukan orang-orang yang memang bisa merasa bahwa sekolahpebisnis dari mulai akun medianya, podcastnya, hingga online course nya itu hasil kreasi kita bersama sebagai tim dan oleh karena itu dari pengalaman saya, menemukan anggota tim dari referensi orang yang anda percayai itu sampai sekarang works fine di sekolahpebisnis.

Jadi di sekolahpebisnis, saya memiliki seorang content writer karena saya perlu seorang yang membantu untuk menuliskan konten podcast dan eBook. Saya juga memiliki graphic designer untuk membantu membuat konten sekolahpebisnis yang tentu mengerti juga brand, style dan apa yang sesuai dengan yang dibutuhkan secara visual sehingga saya tak harus menjelaskan berkali-kali setiap mau merubah konsep design atau butuh suatu design.

Untuk programmer dan content marketer dipegang oleh saya karena belum butuh skill programmer yang tinggi. Membangun website dan landing page atau opt-in telah bisa saya lakukan. Content marketing pun adalah hobi saya sehingga saya memegang sebagian besar riset konten walaupun untuk penjadwalan dan membuat beberapa reguler program di sekolahpebisnis dibantu oleh internal content manager.

Tapi yang unik adalah saya tak begitu suka untuk sering berganti-ganti tim dan dari awal memilih siapa yang cukup komunikatif, kooperatif dan semangat untuk mengerjakan komunitas sekolahpebisnis ini.

Beberapa dari mereka bahkan dibayar per project dan bukan setiap bulan. Tetapi karena komitmen saya adalah membuat program reguler maka saya pun menggunakan jasa mereka secara reguler untuk membangun relationship dengan saya dan saya selalu berusaha memperhatikan mereka dan melibatkan mereka di project-project sekolahpebisnis karena saya menghargai hasil kerja mereka dan apresiasi sekali apa yang mereka lakukan.

Ini juga karena saya pernah menggunakan designer dan content writer yang berbeda-beda untuk setiap project yang ada, dan buat saya itu cukup merepotkan karena tak terbangun connection diantara kami. Gol saya adalah walaupun per project, saya selalu kembali ke orang yang sama dan dengan begitu saya akan membangun hubungan dengan mereka dan membuat mereka melihat sekolahpebisnis ini jadi bagian juga dari kreasi mereka.

Lalu yang paling penting juga, agar kita tidak harus reinvent the wheel saat membuat konten untuk akun media adalah gunakan konten kalender karena itu adalah jantung dari sebuah media. Apalagi jika ingin mengelola akun media dengan sebuah tim. Disana bukan hanya ada plan konten tapi juga kita bisa mengkompilasi semua orang yang bekerja bersama di media itu.

Nah karena sudah mulai masuk ke konten kalender, sekalian saja kita bahas lebih dalam. Jadi begini, baik teman intropreneur punya akun media, akun personal branding, atau jualan perlu yang namanya konten kalender ini. Kalau belum, saya sarankan sekarang mulai buat konten kalender.

Masukkan semua konten dan tim anda di konten kalender itu. Berikan akses pada tim anda dan berikan deadline nya juga. Jangan lupa berikan semua informasi yang dibutuhkan untuk mereka supaya mereka dapat langsung bekerja dan tak menumpuk hingga deadline.

Kuncinya disini, pastikan saat membuat tim konten anda ataupun konten kalender, anda tidak mengeluarkan diri anda dari proses itu. Sebab sebagai pebisnis atau owner bisnis micro dan UKM yang biasanya tak punya tim yang besar walaupun menggunakan tim outsource tetaplah terlibat di dalam proses strategi dan pembuatan konten anda.

Sebab kesalahan yang sering terjadi adalah seorang pebisnis yang ingin outsource sebagian atau sepenuhnya konten mereka pada satu atau beberapa orang misalnya ke content writer untuk menulis blog atau konten podcast atau bentuk konten tertulis lainnya. Biasanya si pebisnis itu otomatis berharap bahwa penulis itu akan melakukan riset, langsung mengerti suara brand di dalam artikel dan angle artikel itu serta call to action apa yang harus digunakan. Semuanya itu diharapkan dilakukan oleh writer. Dan pada akhirnya si pebisnis itu menyesal karena hasil tak sesuai harapan.

Nah ini sangat sering terjadi, padahal saat meminta bantuan untuk membuatkan tulisan atau design atau bahkan program, mereka tidaklah secara dalam mengerti bisnis anda. Tidak melihat apa yang terjadi day to day di tempat anda. Tidak melihat concern dan pertanyaan serta tantangan yang dialami pelanggan anda. Oleh karena itu juga tak mengerti brand voice atau suara dan cara brand anda berkomunikasi dan itu butuh waktu, terutama untuk penulis. Butuh waktu bagi mereka untuk memahaminya.

Jadi tips dari saya adalah sangat sangat sangat penting sekali untuk si pemilik bisnis atau pebisnisnya tetap involve atau terlibat dalam proses konten marketing saat anda memiliki satu atau lebih tim outsource. 

Misalnya jika content writer anda baru saja bekerjasama dengan anda, maka pertama-tama saat memulai anda sebaiknya luangkan waktu untuk membuat outlines. Hindari memberikan semuanya dari awal, hanya memberikan topik dan meminta semua dibuat oleh content writer. Yang seperti ini, hasilnya sangat tak tertebak.

Jadi luangkan paling tidak 20 menit untuk menulis outline artikel atau konten yang anda minta dibuatkan dan berikan link ke beberapa artikel yang dapat menjadi guide untuk melakukan riset lebih lanjut bagi content writer itu. Hal yang sama juga berlaku untuk designer dan programmer anda ya.

Tapi perlu ditekankan ya, ini bukanlah micromanage. Artinya setelah melalui proses itu, seperti halnya designer atau content writer saya yang saat ini kerjasamanya sudah berjalan baik dan canggih karena sudah beberapa kali bekerja sama, saya bisa hanya memberikan link atau topik saja dan membiarkan writer, designer atau programmer untuk bebas berkreasi dan mengeluarkan kemampuan terbaik mereka.  Tapi diawal penting sekali untuk menyamakan frekuensi sebab hasil kerja mereka juga adalah refleksi dari brand anda.

Nah lalu kalau konten kalendernya pakai apa Mas?

Sebaiknya gunakan Google calendar dan atau trello. Alasannya keduanya itu mudah diakses dimana saja baik lewat komputer ataupun smartphone sehingga bisa mudah dibagikan ke semua tim member outsource juga. Dan tentunya google calendar serta trello ini free jadi anda tak harus keluar modal besar untuk mulai menata tim anda.