Tips Simple Atasi Sifat Pemalu: Jangan Jadi Pemalu Kalau Mau Maju

Oooo…Ternyata pemalu itu  berbeda dari pendiam yaa.. Diepisode sebelumnya ke 27, kita udah tau cara untuk tau apakah kita introvert alias pendiam atau shy alias pemalu.. Nah, cepatnya nih, jika anda Takut untuk membangun interaksi sosial dengan orang lain? Suka menyalahkan diri anda sendiri?

Bisa jadi anda bukan introvert tapi seorang pemalu atau mengalami shyness! Teman intropreneur, tahu gak sih kalau sifat pemalu itu bisa menghalangi kita dari goal personal atau professional lho! Karena secanggih dan sepintar apapun kita, di zaman kolaborasi ini, kita gak bisa berdiri sendirian kalau mau sukses. Tapi kabar baiknya, ada 3 tips ampuh untuk melewati rasa malu yang selalu menghantui itu. Yuk kita simak!

Kolaborasi di era 4.0

Kali ini kita bakal ngomongin suatu hal yang berhubungan dengan yang pernah kita bahas sebelumnya di episode 27, yaitu tentang pemalu. Kalau waktu itu kita ngebahas tentang terminologi dan tipe-tipe pemalu, kali ini kita bakal bahas lebih dalam dari sisi si pemalunya itu sendiri dan yang menarik nih, adalah ada tips bagaimana ada 3 cara untuk mengatasi sifat pemalu yang mungkin sudah meneror anda.

Kenapa ini penting? Karena sebagai pebisnis digital yang akan memasuki era revolusi industry 4.0, prestasi itu deket dengan kata kolaborasi alias kita gak bisa sukses kalau gak berkolaborasi dengan orang lain karena kunci prestasi adalah akselerasi yg tentunya bisa diraih kalau bekerja sama.. Maka dari itu, buat yang masih merasa minder atau takut-takut alias pemalu dalam bersosialisasi, dengerin podcast kali ini karena ada 3 tips yang bisa diambil nih!

Yuk kita lihat apa sih sebetulnya definisi pemalu dilihat dari behavioural science atau ilmu psikologi..

Ternyata Sifat pemalu atau shyness adalah datang sebagai respon ketakutan yang direfleksikan oleh sistem neurobiology atau respon saraf kita ya..

menurut riset psikologi, sumbernya  bisa macem-macem seperti pola asuh orang tua, pengalaman hidup yang traumatis seperti dibully misalnya dan beberapa faktor lainnya. Tapi yang jelas, efeknya adalah kecangggungan merasuki ketika seseorang mencoba mendekati dia atau dia mencoba membuka interaksi alias ngobrol dengan orang lain. Sifat ini .

Nahhhh… ini jauh banget dari seorang introvert yang tak sama sekali mengalami hal ini..introvert perlu mengelola energi dalam kesendirian, tapi pemalu sebetulnya saat ingin menjalin hubungan sosial dengan orang lain, tapi seringkali tidak tahu caranya atau merasakan anxiety (kecemasan) alias ketakutan saat mau ngobrol.

Seringnya, seorang yang pemalu ingin membangun hubungan dengan orang lain, tapi merasakan ketakutan akan penolakan atau dikritisi, sehingga akhirnya mereka mengasingkan diri secara sosial. Dan yang parahnya, jika tak tau cara menanganinya mereka bisa berakhir menjadi penyendiri dan terisolasi, yang pada tahap lanjutnya bisa menimbulkan masalah baru seperti depresi dan yang terparah social anxiety.

Nah berikut, ada beberapa tips yang bisa anda coba untuk mengatasi sifat pemalu anda:

1. Plan it to go well

Sifat pemalu, itu berakar dari kuatnya pemikiran akan respon negatif yang berlebihan atas respon dari orang lain. Jadi karena ada ketakutan berlebih, merasa diri selalu dievaluasi secara negatif, malah yang ada di pikirkan adalah bagaimana agar tidak melakukan kesalahan, dibanding berpikir bagaimana melakukan suatu secara benar.

Perbedaan mindset ini kelihatannya simpel, tapi sangat fundamental karena ketika fokus kita pada tidak melakukan kesalahan, banyak waktu dihabiskan untuk mengevaluasi diri sendiri dan bukan bagaimana caranya agar diri anda bisa menghasilkan situasi yang sukses.

Nah, tipsnya adalah fokus pada bagaimana melakukan sesuatu dengan cara benar atau memberikan value dari topik yang menarik bagi diri anda. Jika anda khawatir dengan memulai pembicaraan ringan, mulai bantu orang sekitar anda dengan bertanya dan sharing seputar topik yang anda kuasai agar dapat memberikan manfaat

Shifting di mindset dari takut melakukan kesalahan pada berkontribusi melakukan sesuatu yang benar akan membantu melawan sifat pemalu anda. Ini kelihatannya simpel tapi sangat penting lohhh supaya anda bisa merasa bahwa kontrol maish ada di dalam kendali anda.

2. Be curious about others

Saat kita mengalami shy atau malu, maka kita takut akan pendapat orang lain terhadap kita. Nahh, perubahan mindset kedua disini adalah untuk memutar fokus bukan pada respon mereka pada pendapat yang anda berikan, tapi fokus menggali lawan bicara..

Saya ingat satu buku dari Dale Carnegie yaitu how to win friends and influence people yang menjelaskan bahwa

influence terbesar yang bisa kita dapatkan itu bukan dengan cara membuat orang lain tertarik dengan diri kita… tapi justru membuat diri kita tertarik kepada mereka secara tulus yang pada akhirnya membangun hubungan lebih dekat.

Nahh… ini berlawanan dari mindset seorang pemalu yang berusaha membuat dirinya menarik dan jika tidak menarik maka akan di judge orang negatif.. Saran saya ubah mindset untuk membuat diri orang lain yang menjadi objek menarik…

cobalah berfokus atau istilahnya kepo dengan orang lain. tapi kepo yang positif ya! contohnya seperti siapa mereka? apa hobi mereka atau interest poin mereka? Puji pencapaiannya dll…Hal-hal seperti ini akan membantu anda untuk menciptakan topik pembicaraan. Sebab seperti pepatah berkatan, setiap orang punya cerita untuk diceritakan tapi sedikit yang mau mendengar. Temukan itu, kemudian sit back dan dengarkan kisah mereka. Ini adalah cara yang sangat baik untuk menarik perhatian orang lain.

3. Soften your inner dialogue

Perubahan yang selanjutnya ini lebih ke arah self-talk. Sebab sebetulnya, seorang pemalu seringkali mengkritik diri secara keras dan dialog dengan diri mereka sendiri seringkali sangat menyakitkan untuk diri sendiri.

Efeknya secara psikologi, ketika dalam pemikiran kita memperlakukan diri kita secara keras, alam bawah sadar kita akan bertendensi bahwa orang lain juga akan melakukan hal yang sama kepada anda padahal kenyataannya tak demikian.

Oto-kritik yang keras pada diri ini mengakibatkan kerusakan emosional dan mengurangi penghargaan kepada diri sendri.

Di kasus ini, maka cara yang paling baik adalah dengan menemukan suara tambahan dalam diri anda yang berlaku sebagai sahabat anda. Mulailah dengan mencari hal yang baik atau positif pada diri anda, kemudian secara sadar lakukan self-talk layaknya self-talk yang ingin naik ke panggung memotivasi dirinya sendiri. Ketika inner kritik mengkritik anda dan membuat anda takut ditolak, biarkan teman positif dalam diri anda melakukan self-talk untuk mengalahkannya.

Ketika inner kritik berkata bahwa tidak ada satu orang pun menyukai anda, secara sadar lakukan self-talk dan katakan bahwa yang terpenting anda menyukai diri anda sendiri dibanding siapapun. Ketika anda bisa belajar untuk lebih gentle dengan diri anda, situasi sosial tidak akan bisa menyakiti anda lagi sehingga seorang pemalu tak perlu seperti menghukum diri sendiri.

Perlu diketahui juga bahwa sifat pemalu bukan sesuatu kerusakan psikologis yang dalam seperti halnya social anxiety disorder yang memiliki rasa ketakutan sangat signifikan dalam situasi sosial seperti diteror oleh sesuatu.

Pemalu masih bisa dihadapi secara psikologis dan yang bisa anda lakukan adalah mencoba hidup dengannya dan dengan sadar mengetahui itu sebagai kelemahan anda serta mencari strategi sebaik mungkin untuk mengatasinya.

Bagaimana teman intropreneur? Yuk langsung aja bisa dicoba! Sekian episode Igcast Intropreneur kali ini. Kalau ada saran, kritik dan pertanyaan, bisa langsung kita berjumpa di instagram @sekolahpebisnis atau @yosefadjibaskoro. Terima kasih uda stay tune, dan kita ketemu lagi di episode selanjutnya. Yosef sign out.