Cara Mengelola Tim Remote Jarak Jauh

Ada kalanya seorang pebisnis harus memanfaatkan tim yang bekerja dari jarak jauh atau Remote karena satu dan lain hal. Sebetulnya working secara remote juga memiliki banyak keuntungan, baik untuk bisnisnya maupun karyawannya. Salah satunya adalah pebisnis bisa menghemat uang dengan menghindari biaya yang akan terjadi jika karyawan datang ke kantor secara tradisional dan juga meniadakan faktor transport sehingga pada akhirnya lebih dapat memilih orang-orang terbaik untuk tim tanpa memandang dari mana lokasi mereka akan nantinya bekerja.

Beberapa orang pun lebih menikmati untuk bekerja remote karena karyawan memiliki lebih banyak fleksibilitas, mereka bisa bebas dari perjalanan yang macet dan membosankan dan bisa menghabiskan lebih banyak waktu di rumah bersama orang-orang yang mereka cintai.

Tanpa disadari, memang ada banyak hal positif dan ngak heran juga, walaupun masih banyak orang yang menganggap work from home adalah sebuah situasi yang tidak ideal, tetapi riset mengatakan hal sebaliknya. Trend pekerjaan jarak jauh atau Remote menjadi semakin populer!

Katakanlah sebuah penelitian dari Owl Labs, 16% perusahaan global sepenuhnya kerja remote dan ada 40% yang sebagian pekerjanya remote. Prediksinya bahkan angka-angka itu akan terus meningkat karena semakin banyak orang menyadari manfaat dari pekerjaan jarak jauh/remote.

Namun, Ketika sebagian besar anggota tim bekerja dari rumah di lokasi yang berbeda, akan timbul sebuah permasalahan yaitu tim buliding. Ini karena lebih sulit membangun hubungan atau chemistry satu sama lain apalagi perusahaan secara keseluruhan. Bahkan dalam studi Harvard Business Review terhadap 1.100 karyawan menemukan bahwa karyawan jarak jauh lebih cenderung merasa bahwa rekan kerja menganiaya mereka dan meninggalkan mereka. Jika kendala ini tidak di cari solusinya maka alih-alih produktivitas meningkat malah akan secara negatif memengaruhi bisnis.

Inilah cara seorang pebinis mampu membuat tim kerja jarak jauh yang lebih solid sehingga mampu memanfaatkan keuntungan memiliki karyawan remote

1. Utamakan Alat Komunikasi Terbaik

Apapun bentuk bisnisnya dan karakter pekerjanya, sebuah tim tak mungkin bisa bekerja dengan baik tanpa adanya komunikasi yang baik. Remote worker Anda harus dapat berkomunikasi dengan mudah satu sama lain. Disini kata “mudah” perlu ditekankan. Tidak hanya “bisa” tetapi dapat dengan “mudah” dan effortless berkomunikasi karena jika tidak akan sangat rentan terjadi misscommunication.

Komunikasi hanya dnegan mengirim email dan menunggu respons jauh dari kata efektif di lingkungan kerja remote saat ini. Untuk membuat pekerja jarak jauh merasa terhubung, perlu alat komunikasi yang dapat meraih mereka secara instant. Salah satu tools yang paling populer misalnya adalah Slack. Slack adalah alat pengiriman pesan instan yang memungkinkan sebuah tim berkomunikasi secara intens dan bahkan dapat diatur berdasarkan tim, proyek, atau bahkan lokasi mereka berada. Menerapkan teknologi komunikasi seperti Slack, akan memungkinkan remote worker Anda merasa seperti disupport dan memang mereka sedang bekerja dalam sebuah tim karena dapat menghubungi dengan cepat jika mereka perlu.

Bahkan seringnya selain channel resmi tapi dibuatkan tempat umum untuk hangout di slack yang memungkinkan remote worker Anda untuk mengobrol satu sama lain tentang topik yang tidak terkait dengan pekerjaan. Ini dianggap penting karena bekerja sendirian jarak jauh akan kehilangan kesempatan untuk mengobrol dengan rekan kerja mereka. Jika mereka memiliki ruang untuk berbicara tentang apa pun yang ada di pikiran mereka, mereka akan merasa seperti ada di sebuah tim yang mendukung bahkan diluar perbincangan resmi seperti meeting.

2. Adakan meeting mingguan face-to-face

Cara lain yang efektif untuk membuat tim kerja jarak jauh Anda merasa lebih terhubung adalah dengan secara personal mengenal tim satu per satu dan cara terbaiknya adalah dengan bertemu melalui video meeting.

Kenyataannya, walau penelitian seringkali mengklaim bahwa teknologi telah membunuh interaksi tatap muka karena membuat manusia terikat pada gadget, tapi pada kasus ini justru kebalikannya. Teknologi yang menjadi media yang mempererat hubungan antar tim remote karena memungkinkan interaksi tatap muka terjadi. Adakan pertemuan mingguan dengan Zoom atau Skype yang membuat pekerja remote di bisnis anda mendapatkan waktu temu muka yang hilang untuk mengenal orang secara lebih personal. Pada akhirnya, ini akan membantu mereka membentuk ikatan secara emosional yang lebih baik dengan rekan kerja mereka.

3. Membangun Ritual Bisnis yang Menyenangkan

Tantangan tim building dalam remote working memang sangat besar. Oleh karena itu perlu sebuah bisnis untuk memiliki ritual-ritual untuk secara berkala mempererat tali silaturahmi antar member didalam tim.

Misalnya, pada hari ulang tahun setiap karyawan Anda, selalu diadakan pesta tumpeng dan kue di kantor dan nyanyi melalui zoom. Atau sekali setiap bulan, Anda dapat membuat hari permainan. Ini dapat anda lakukan untuk membuat tim remote Anda merasa lebih terhubung dan dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan ini secara online.

Ketika seorang pebisnis menentukan akan mengelola tim remote, banyak hal yang perlu dipertimbangkan seperti logistik peralatan kantor yang akan digunakan karyawan, cara tim akan berkolaborasi, cara berkomunikasi dan menangani layanan pelanggan, bagaimana mereka akan mengirimkan pekerjaan yang telah selesai, dan sebagainya. Tetapi sebelum itu semua, memastikan remote worker Anda merasa terhubung adalah kunci untuk menjalankan perusahaan jarak jauh yang sukses.

Jika Anggota tim Anda merasa terhubung satu sama lain dan mereka secara natural berkolaborasi, pada akhirnya masalah-masalah lain akan dapat terselesaikan dan kualitas pekerjaan yang mereka hasilkan pun akan baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here