Cari Tau 4 Kelemahan Introvert Entrepreneur Dan Cara Mengatasinya

Kesuksesan memang didapat dari keahlian kita dalam menggunakan kekuatan dalam diri yang kita miliki, tapi tanpa memahami kelemahan, kita akan sangat mudah sekali untuk dimanfaatkan oleh kompetitor.

Nahh, ini juga tak terkecuali terjadi bagi seorang introvert entrepreneur. Selain memiliki kelebihan-kelebihan yang sudah dibahas di episode 7 sebelumnya , seorang pebisnis introvert belum lengkap jika belum memahami kekurangan. Lalu apa saja kelemahan kita sebagai introvert entrepreneur dan bagaimana cara mengatasinya?

kali ini kita akan mengupas apa saja sih titik kelemahan seorang introvert entrepreneur dan cara mengatasinya supaya anda dapat menjadi pebisnis yang Tangguh.

apa aja ya kekurangan atau kelemahan seorang introvert dan bagaimana cara untuk mengatasinya supaya tentunya introvert bisa menjadi pebisnis yang komplit.  karena ngak hanya pebisnis yang berpersonality introvert tapi semua pebisnis pasti memiliki kelebihan dan kekurangannnya. Tapi kekurangan, jika tidak disadari dan dicari cara untuk menghandlenya dengan baik,  dapat membuat kita kesulitan meraih kesuksesan.

Tentunya anda juga ingin sukses bukan hanya sekali-sekali saja tapi long lasting kan? Karena semua pebisnis pasti punya tantangan, tapi seorang introvert yang adalah entrepreneur memiliki concern dan tantangan yang cukup berbeda nih. Penasaran kan? Apa saja tantangan yang harus kita hadapi tersebut?

Bawa Suara Anda

Sampai sekarang, masih banyak introvert yang ngak mau menerima kenyataan bahwa mereka adalah introvert. Ngerasa ngak sih ada orang yg kyk gitu? Ada tendensi untuk mereka memperbaiki personality introvert tersebut karena persepsi introvert bukan pebisnis. sebagian besar introvert malah menghabiskan banyak energi untuk berpura-pura menjadi extrovert karena ingin sukses berbisnis. Hasilnya? Ya sudah pasti, ada yang kelelahan, ada juga yang tidak membawa suara otentik diri mereka.

Untuk menjadi seorang pebisnis introvert, konsepnya harus jelas dulu dari awal. Apa sih nilai, tujuan, dan visi anda masuk dunia bisnis? Saat ini jelas, lebih mudah menjadi diri sendiri. Bawa keunikan yang anda miliki untuk menciptakan tempat baru dalam pasar bisnis yang anda tuju. Bawa suara otentik anda ke dalam pasar itu.

Networking

Ngomongin soal networking ini adalah tantangan yang cukup besar buat introvert. Bahkan sampai ada yang bilang bahwa introvert menganggap networking notworking atau tak bekerja. Sebagai seorang introvert, seringnya kita nyaman untuk merencanakan marketing planning atau bahkan mendesign banner dan website hingga sosial media.

Tapi pebisnis yang walaupun seorang introvert pada akhirnya menawarkan sesuatu adalah keharusan, melemparkan pertanyaan, dan memberikan saran terbaik pun harus dilakukan. Itu sebabnya mau tak mau, anda  harus melangkah keluar untuk go public istilahnya.

Karena customer tidak membeli sesuatu dari website. Pada akhirnya mereka tetap membeli dari manusia nyata yang eksis dan otentik. Itu artinya anda harus melihat dan harus terlihat oleh publik. Lebih spesifiknya lagi, anda harus membangun jaringan atau networking. 

Nah, Salah satu alasan kenapa networking adalah hal tidak nyaman untuk introvert adalah melakukan percakapan dengan banyak orang dan menjalin koneksi secara cepat akan cepat menguras energi seorang introvert. Jadi, alangkah lebih baik jika kita belajar untuk mengatur energi kita dan melakukan networking dengan cara yang efektif yaitu fokus untuk berkenalan dengan sedikit orang saja tapi dengan pembicaraan yang dalam dan berkualitas.

Self-Promotion

Saking terbiasanya menyimak, promosi diri bukan hal natural untuk introvert. Bahkan anda merasa seperti saya ngak sih? Yaitu sering kurang nyaman ketika berbicara tentang diri sendiri? Jangankan harus berbicara tentang diri sendiri, bahkan selfie dengan kamera saja sudah cukup terasa tidak nyaman. Memang faktanya, dalam sebuah riset, ternyata hal ini menduduki peringkat kedua dalam index ketidaknyamanan untuk para introvert, jadi ketidaknyamanan untuk networking dalam acara besar. Saya dan anda, jika diminta membahas diri sendiri, biasanya akan membelokan fokus atau topik pembicaraan kepada orang lain atau hal lain di luar diri kita, sebagai mekanisme untuk membuat diri kita sendiri terasa nyaman lagi.

Nah, sebagai pebisnis introvert tak bisa membiarkan saja kebiasaan natural ini. Berbeda dengan Extrover yang saat memutuskan keputusan mencari masukan dari banyak orang hingga tercapainya keputusan, Introvert walaupun meminta pendapat tapi memutuskan sendiri, ini membuat jika introvert mempromosikan diri seolah keputusan kita dijudge. Padahal sebagai pebisnis, self-promotion sangat penting dan dapat menghasilkan energi positif dan kepercayaan diri yang kita butuhkan untuk mencapai goal kita lho. Jadi pahami pola ini dan jika memang orang yang ingin anda ajak bicara itu perlu untuk mengetahui prestasi dan pencapaian anda dalam rangka promosi diri bagi bisnis anda, maka jangan ragu dan membelokkan topik ya..

Management Energi

Sama seperti dua poin sebelumnya, ini juga adalah kelemahan yang cukup signifikan. Seperti penyanyi dengan nafas pendek yang perlu teknik tertentu untuk tampil baik. Anda sebagai introvert perlu memaintain bagaimana mengatur energi agar kehilangan banyak energi. Kekurangan dari berusaha untuk berlaku seperti extrovert adalah energi introvert tak sebanyak itu sehingga meniru extrovert adalah jalan tercepat menuju kegagalan bisnis Anda. 

Sebagai pebisnis, kegiatan Business development seperti networking dan self promotion berpotensi menguras banyak energi karena membutuhkan kemampuan sosial yang tinggi. disini kita harus membangun suatu penampilan yang original dan powerful tetapi perlu mengambil momen-momen kesempatan untuk quick rest mengumpulkan energi. Jika extrovert mencharge energi sebelum hadir di berbagai event atau meeting, introvert yang energi berinteraksinya lebih singkat, perlu juga merencanakan untuk quick rest didalam event atau meeting yang berlangsung. Bukan hal yang mudah memang, tapi mengatur energi secara kreatif adalah sesuatu yang penting jika kita mau membangun bisnis yang sukses dan stabil.

Jadi bagi anda yang introvert kuasai cara mengelola energi berinteraksi secara kreatif sehingga berani melangkah keluar untuk menjalin relasi dengan banyak pihak. Namun harus diingat, kita tidak perlu menjadi orang lain karena kita sebagai introvert memiliki keunikan dan keotentikan sendiri. Malah hal ini baik untuk menghindari berpura-pura extrovert yang mengakibatkan pengeluaran energi yang berlebihan. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here