Pentingnya Traffic Buat Bisnis Anda

Mau punya bisnis online yang menghasilkan bukan hanya 1 atau 2 tahun saja, tapi stabil omzetnya hingga bertahun-tahun ke depan? Nah, pastinya harus punya pembeli yang konstan juga dong! Tapi bagaimana ya cara membuat orang menjadi konsumen kita bukan sekali tapi berkali-kali? Nah untuk itu perlu kenalan dengan cara mengelola Traffic!

Apa sih itu traffic dan apa pentingnya untuk bisnis kita? Tak hanya di offline, tapi traffic atau lalu lintas juga penting banget didunia online, karena mengumpulkan target market dan mengubah mereka menjadi buyer akan sulit dilakukan tanpa mengenal traffic.

Pernah coba berjualan didepan rumah anda? Jika rumah anda didalam gang atau didalam cluster disebuah komplek tentunya hasil jualan akan sangat berbeda dibandingkan jika anda tinggal diruko pinggir jalan yang ramai. Apa yang membedakan? Lalu lintasnya tentu.. Bahkan demi mendapatkan lalu lintas atau traffic, seorang pebisnis rela untuk menyewa stand dibazaar, ruko di pasar ataupun sebuah toko didalam mall yang memiliki jumlah orang berlalu-lalang yang besar.

Nah, Lalu lintas atau Traffic tak hanya penting bagi penjualan offline tapi juga penjualan online. Sebelum orang bisa jadi pembeli, kita harus tau dimana mereka dan bisa mendatangkan mereka ke toko kita. Penting diketahui agar teman intropreneur tidak kecewa saat berjualan, bahwa tak semua orang yang berhasil kita datangkan ke toko kita offline atau online menjadi pembeli. Awalnya seorang pebisnis terlalu berfokus pada membuat setiap orang yang datang ke toko membeli, tapi justru disini sumber kegagalan besar bisnis, karena mindset yang salah. Sebab fokus harus anda alihkan pada mendatangkan lalu lintas traffic yang besar sehingga peluang terkonversi untuk menjadi buyer atau pembeli lebih besar walaupun tentunya tak semuanya.

Karena itu seperti di offline, tak semua orang yang lewat atau melihat barang di toko kita adalah pembeli, begitu juga di online… Traffic harus dibedakan dengan Leads. Apa itu leads? Leads adalah mereka yang BERPOTENSI membeli produk anda. Misalnya, jika ada orang yang masuk ke toko anda di ruko lalu menanyakan seputar atau harga produk anda, kemungkinan mereka tertarik. Nah, itulah dia leads yang bisa anda usahakan untuk jadi pembeli. Kenapa pentingnya membedakan antara traffic dengan leads? Karena anda bisa lebih efektif dalam usaha anda mendapatkan pembeli, dan bukannya berusaha keras meyakinkan mereka yang jelas-jelas bukan leads atau tak mau membeli dari anda.

Nah, jadi kalau di online, tanda-tandanya ini juga cukup jelas, mungkin sudah jadi follower di instagram, pernah komen beberapa kali, pernah berinteraksi dan bertanya baik di DM atau whatsapp, atau bahkan sudah pernah download penawaran ebook, nah mereka itulah yang disebut leads anda. 

Oleh karena itu, agar jumlah orang yang tertarik makin banyak, traffic ke toko online anda pun harus lebih banyak. Coba anda evaluasi bisnis anda, sekarang traffic anda banyak datangnya dari mana? Sebab ini menentukan cara promosi anda.

Setelah mengenal traffic, masalah selanjutnya yang sering dialami adalah banyak pebisnis berpromosi disana-sini dan berhasil mendatangkan traffic tapi tak bisa mengolahnya. Contohnya punya followers yang banyak di instagram, facebook atau twitter tapi bisnisnya tak berjalan. Kenapa? Karena ilmu cara mengelola traffic yang datang sangatlah penting.

Untuk bisa mengelola traffic teman intropreneur wajib mengetahui 2 cara mengelola traffic yang ada ini

Ada 2 cara  mendatangkan traffic ke toko online anda

  1. Traffic tidak terkontrol, yaitu traffic yang tak dapat anda datangkan disaat anda mau, sebab traffic tidak terkontrol ini sangat bergantung pada kapan orang ingin mengakses bisnis anda di online. Artinya anda tak dapat memberikan notifikasi tentang bisnis online anda. Contohnya, saat anda memposting di instagram. Bahkan di instagram jika anda sudah menjadi follower suatu akun, tak selalu anda mendapat notifikasi dari akun itu.. Karena hanya 1% dari followers saja yang menerima postingan terbaru anda. Itu artinya tak bisa anda kontrol siapa yang anda jangkau kecuali mereka yang mengakses konten anda. Nah, disini parahnya, jika mereka tak tahu ada yang baru, jelas mereka takkan datang dan mereka akhirnya melewatkannya karena tidak mengetahuinya. So, anda sudah melewatkan kesempatan bisnis yang bagus bukan? 

Ada tiga jenis traffic tidak terkontrol:

  •         Gratis/organik : Instagram, Facebook, YouTube (tak ternotifikasi kecuali kllik lonceng), blog (RSS), 
  •         Berbayar : Instagram Ads, FB Ads, AdWords (
  •     Rekomendasi : endorse akun media/publik, selebgram IG, review dari KOL (key Opinion Leader)

Lalu apakah traffic tak terkontrol ini lalu harus kita tinggal karena tidak bisa kita kontrol? Jauh dari itu, sebab traffic tak terkontrol ini justru cara terbaik bagi anda untuk mengumpulkan traffic terkontrol nantinya kenapa karena jumlahnya yang sangat besar, karena sifatnya yang entertainment based baik itu sosial media, website atau portalberita, maka disitulah tempat orang berkumpul atau lokasi sumber traffic

  1. Traffic terkontrol, yaitu kebalikan dari traffic tidak terkontrol. Nah, disinilah kunci buat bisnis online anda agar stabil dan sukses karena menguasai traffic yang satu ini. Sebab kunci income yang stabil berkelanjutan ada disini. Nah bahayanya, orang biasanya tidak menguasai cara mengelola traffic yang satu ini karena terlalu berfokus mengumpulkan pengunjung dari traffic tak terkontrol tadi. Contoh dari traffic terkontrol adalah bbm, line, whatsapp dan email. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here