Mau Punya Bisnis? Berhenti Terjebak Jadi Pejuang Canva, Naikkan Omset Bisnis Segera!

Mau Punya Bisnis? Berhenti Terjebak Jadi Pejuang Canva, Naikkan Omset Bisnis Segera!

Mau menghasilkan dari online?

Salah metode, maka salah tujuan..

katanya, kuncinya adalah kita harus “memiliki” konten, karena tanpa adanya konten pasti kita tidak bisa berkomunikasi dengan calon pembeli kita. 

Tapi kesalahan di mindset kita adalah “memiliki” artinya “harus kita” yang buat, bukan sibuk bangun bisnis malah sibuk bikin konten!

Saya sebutnya…kita jadi pejuang Canva!

kenapa saya bilang pejuang Canva? 

dipikir dengan rajin ngonten maka bisnis bisa jalan… padahal bukan itu..

Gambar di atas buat kita makin paham… kenapa banyak yang “nyasar!”

karena diawal kita mau dapat profit atau omset, lalu kita cari followers dan attention dari target market kita dan langsung berasumsi caranya dengan buat konten

Tapi kesalahan terbesarnya adalah kita sibuk edit konten dan tidak punya waktu untuk mengurus bisnis kita.

Jadi inilah Pola cari pelanggan di dunia online yang buat kita nyasar:

  1. Cari Omset
  2. Cari Follower
  3. Cari Attention
  4. Pejuang Canva, Rajin Ngedit!

Apa sih efeknya kebanyakan edit di Canva?

Jadi banyak dari kita yang kadang meluangkan lebih banyak waktu untuk mengisi konten di akun online shop kita. Tapi follower dan penjualan Stuck! Seperti akun ini contohnya : 

Kalau kita lihat ini adalah ciri-ciri kita sebagai pebisnis yang fokus menjadi pejuang Canva atau sibuk buat konten.

Kenapa seperti itu?

Karena kalau kita lihat dari atas sampai bawah isinya editan-editan grafis saja..

..dan kalaupun ada gambar yang diambil ada free stock foto yang ada di Canva atau website lain yang menyediakan free stock foto.

Terlihat ya? Begitupun calon pelanggan anda juga akan punya persepsi yang sama…

Sekarang customer itu pintar-pintar..

Setiap hari scrolling dan luangkan waktu di online, mereka tau mana yang stock foto dan mana yang real foto baik dari influencer atau foto dari customer.

Dengan akun yang penuh dengan grafis dan stock foto seperti ini maka akunnya akan sulit berkembang apalagi profit dalam jangka panjang. 

Lalu harusnya seperti apa?

Ini contoh akun yang sebaiknya kita ikuti :

Jika bisnis anda sama-sama skin care seperti ini jadi sebaiknya ada talent-nya, lalu ada kata-kata atau copywriting untuk marketingnya.

Jadi tidak sekedar grafis saja tapi dominan visual orangnya. people trust people!

 

Mulai Bangun Digital Asset Bisnis Online anda

Saya menyebut gambar-gambar tadi atau element-element yang bukan gambar grafis dari editan Canva atau editan video yang grafis banget itu adalah Digital Asset, Kenapa aset? 

Karena kita punyanya sekali tapi kita gunakan berkali-kali..

Kebanyakan dari kita sebagai seorang pebisnis yang masuk kedunia online lupa untuk menggunakan atau mengkoleksi yang disebut dengan Digital Asset. 

Padahal membangun Digital Asset ini penting untuk profit jangka pendek short-term atau punya bisnis yang berkembang dalam jangka panjang atau long-term.

Karena tanpa Digital Asset kita tidak akan kompetitif..

karena kebanyakan dari kita begitu masuk ke online membandingkan marketing kita mau pakai advertising ternyata setelah coba marketing kok ngga terlalu optimal feed nya? karena kita lupa dengan elemen yang namanya Digital Asset.

Waktu kita masuk ke dunia online yang terjadi adalah.. biasanya membandingkan antara ADS, PaidPromote, atau Endorse..

Kadang-kadang kita tidak menggunakan strategi endorse dulu sebelum yang lainnya. Untuk apa?

bangun kredibilitas dan digital asset dari bisnis kita sehingga tampilannya bagus. Kedua punya stok foto dan video supaya time line kita nggak grafis semua, dan itu bisa kita lakukan dengan menggunakan Endorsement..

 

6 Digital Asset Penting di Online! Mulai koleksi berurutan…

Inilah digital asset yang wajib dimiliki seorang pebisnis yang ingin menggunakan marketing di dunia online.

Dari semua ini yang sering kita kumpulin pertama kali adalah follower..

..cari follower dulu dengan cara rajin posting tapi marketingnya nggak pernah jalan.

Kadang-kadang kita juga mengoleksi yang namanya WhatsApp atau Email list, kita rajin posting lalu kita kumpulin WhatsApp nya.

Padahal kalau kita baru masuk ke dunia online yang kita bangun itu dari point pertama digital asset yaitu foro-foto yang bisa naikin kredibilitas akun kita, seperti akun online shop diatas tadi. 

Langkahnya seperti apa?

1. Foto Produk & Photoshoot Model

Langkah pertama adalah foto produk atau foto model, kenapa? Karena kita dapetnya sekali, fotonya sekali, tapi foto tersebut seperti asset yang bisa digunakan berkali-kali.

2. Materi Influencer

Kenapa penting? Karena materi influencer bisa menggantikan foto produk dan juga photoshoot model dari satu influencer. Jadi yang pertama harus dilakukan adalah endorse influencer setelah itu baru ke Follower Sosmed, Picxel Audience, dan Email/WhatsApp List.

Jadi inilah kenapa kita penting sekali mengumpulkan yang namanya digital asset..

kendalanya kalau kita berbicara yang namanya influencer atau endorse untuk mengumpulkan digital asset kita berfikir influencer itu mahal-mahal atau sulit untuk kita bisa mendapatkan endorse influencer kalau kita bisnisnya baru mulai.

Itu fikiran zaman dulu!

Kenapa?

Karena dulu di tahun 20016, 2017, influencer itu nggak banyak dan karena nggak banyak maka harganya cukup mahal. Saat ini saya sebut Oversupply Of Influencer , hampir semua orang itu mau jadi influencer. Jadi seharusnya harga influencer jadi lebih murah kalau kita tau cara untuk endorse hackingnya.

Hukum Supply & Demand.. Supply influencer terlalu banyak!

Jadi aneh ya kalau saat ini anda bilang endorse itu mahal dan Pebisnis itu wajib untuk bikin konten sendiri atau pejuang Canva, kenapa? Karena saat ini anda bisa menemukan berbagai macam influencer, dari Top Star hingga End-Users.

Ini artinya orang yang ingin jadi influencer itu banyak banget!

Buktinya hingga dibagi-bagi menjadi kategori seperti ini. Bahkan antar influencer aja, gak kalah kompetitif lohhh…

Dulu disekitar tahun 2016 yang namanya influencer itu hanya ada influencer besar aja yaitu Top Star atau Mega Influencer yang followernya mungkin diatas 1 juta..

Sekarang influencer itu banyak sekali dan kalau kita bilang endorse itu mahal artinya kita belum tau ada piramida influncer ini yang harganya bisa jadi sangat ekonomis bahkan gratis kalau kita tau cara mencarinya.

Karena itu kita harus bisa tau ternyata ada yang namanya Nano influencer, mikro influencer, makro influencer..

Gak hanya dibedakan dari jumlah followers, tapi juga yang lebih penting lagi fungsi mereka dalam bisnis kita. 

Bisa kok hari gini dapat influencer yang gak mahal, ekonomis bahkan gratis!

Saya melakukannya setiap hari di dalam tim influencer marketing saya..

Bahkan saya bagikan cara untuk melakukan endorse hacking..

Jadi endorse hacking ini adalah kita jadi tau ada berbagai influencer tersebut dan kita bisa hacking endorsement sehingga kita bisa tau cara paling mudah, paling cepat, dan rendah resiko untuk endorsement. Kenapa? Karena kita bisa lihat langsung dari bisnis yang kita hacking. 

Jadi itulah kenapa saat ini jika dibilang pebisnis harus ngedit konten sendiri? menurut saya mungkin nggak juga!

Kenapa? Karena banyak influencer dan konten kreator yang jago buat konten.

Jadi saran saya adalah anda bisa irit menggunakan influencer dibanding hire talent untuk foto atau video kita, kita meng hire mereka yang bisa copywriting, hire seorang editor yang bisa edit di Canva atau Video, dibanding kita meng hire mereka kita bisa menggunakan satu orang, siapa?

Jawabannya adalah Influencer,

Tapi influencernya tentu kita pilih Influencer yang memang dia bukan Top Star tadi tapi yang dibawah-bawah dengan harga yang ekonomis bahkan gratis kalau anda tau strategi-strateginya.

Disini bisa dilihat kalau kita harus mempunyai tiga-tiganya ini yaitu copywriter, talent, dan juga editor, ini bayar satu per satunya buat kita pebisnis pemula mungkin kita punya budgetnya tapi akan sangat buang-buang uang juga, kenapa? Karena anda bisa dengan hanya satu influencer dia sudah jago copywriter, terbiasa isi konten bisa menggantikan talent, dan influencer juga jago edit lohh. Jadi dengan menggunakan influncer anda ngga perlu hire satu per satu lagi.

Jadi sekarang saatnya anda berhenti jadi pejuang Canva…

Fokus ke bisnis anda untuk naikkan omset, naikkan profit dengan mencari marketingnya kita mau kemana, harus kemana kita advertising, harus menggunakan kolaborasi, harus menggunakan influencer siapa, itu yang harus kita fokuskan sebagai pebisnis online bukan malah sibuk jadi pejuang Canva.

Start Your Success Journey Today!

Instagram @Yosefabas_ | Praktisi Bisnis & Digital Marketing Coach

Get All My Secret Resources Here:

Founder SekolahPebisnis, Business Owner & Certified Int.Digital Sales Coach

Membantu anda merintis & mengembangkan bisnis.

Expert Digital Marketing Bisnis Offline membantu berbagai bisnis dengan lokasi offline untuk menjalankan marketing online dan mendapatkan tambahan pelanggan dan kenaikan omset dari digital marketing.

#BisnisOfflineScaleUpOnline | Start Your Success Journey Today!

Leave A Reply

Your email address will not be published.