Menciptakan Bisnis Anti Kompetisi Dengan Strategi Barrier To Entry

Menciptakan Bisnis Anti Kompetisi Dengan Strategi Barrier To Entry

Mulai bisnis dari sekarang, jangan nanti-nanti!

Tak ada yang salah saat anda memulai bisnis, mulai secepat mungkin dengan apa yang ada disekitar anda. Seringnya mulai jadi reseller atau dropshipper atau bahkan bergabung menjadi agen mlm, agen properti atau asuransi adalah jalan yang baik untuk memulai.

Tapi jika anda ingin tak sekedar punya bisnis tapi mulai membangun bisnis, maka punya kemampuan memproteksi bisnis anda dari kompetitor sangat penting jika ingin berbisnis jangka panjang. Jangan sampai anda berbisnis 1 tahun, lalu ada kompetitor baru yang melihat anda profit, tertarik memulai bisnis yang sama, dan berakhir malah anda yang harus menghentikan bisnis karena tak bisa berkompetisi dengan kompetitor-kompetitor baru yang muncul.

6 Cara Proteksi Bisnis Dengan Strategy Barrier To Entry

  1. Economies Of Scale

Bukan modal awal, tapi minimum jumlah yang dibutuhkan untuk menang berkompetisi. Misalnya ingin menjadi pemain aksesoris wanita, jika import dalam jumlah besar otomatis harga kita akan lebih murah dari kompetitor dipasaran. maka supaya harga dipasar bisa murah, kita membeli dan memiliki jumlah banyak sehingga lebih kompetitif dibanding kompetitor dengan jumlah sedikit, variasi sedikit dan harga jual yang otomatis lebih tinggi.

Ini bisa dicapai nggak hanya dengan beli dalam jumlah besar, tapi berkolaborasi bersama dengan pebisnis dan pemain lain di industri sehingga kita bisa ada di posisi economies of scale ini.

2. Differensiasi Produk & Brand

Supaya tak mudah dihancurkan oleh kompetitor yang baru masuk ke market kita, punya produk dan brand yang berbeda atau unik menciptakan tameng pelindung agar pelanggan kita loyal. 

3. Akses Ke Network Dan Sumber Daya

Hal-hal seperti mengetahui teknologi yang bisa membuat bisnis anda lebih efisien, akses ke expert sehingga anda punya kemampuan dan pengalaman yang lebih baik dari kompetitor, sampai sumber daya seperti sumber bahan baku dasar dan lokasi yang lebih baik akan memproteksi bisnis dari kompetitor baru.

4. Akses Ke Channel Distribusi

Media untuk distribusi ini bisa jadi dan bahkan seringnya beda dengan media untuk marketing. Marketing bisa saja dari sosial media, tapi distribusi bisa jadi lewat marketplace, website, bahkan supermarket, atau langsung datang ke rumah pelanggan. Semakin banyak cara yang dikuasai untuk mendistribusikan produk/jasa bisnis anda, akan semakin sulit kompetitor baru untuk bersaing dengan anda.

5. Sertifikasi, Ijin Pemerintah, Ijin Import, Dan Lainnya

Anda bisa menghambat kompetitor untuk menyaingi anda dengan menggunakan strategi sertifikasi yang memang pastinya tidak mudah didapatkan dan membutuhkan tidak hanya waktu tapi juga kompetensi khusus.

Ini mungkin sulit anda dapatkan, tapi pikirkan deh, kalau untuk anda saja sulit, maka kompetitor baru yang akan masuk jadi saingan anda juga akan mengalami hal yang sama, apalagi kompetitor itu jauh lebih baru dari anda! Oleh karena itu ini adalah salah satu strategi efektif yang seringnya buat kompetitor nggak mau bersaing dengan anda.

6. Capital Atau Modal

Modal diletakkan di paling akhir, karena memang hanya punya modal besar saja tidak cukup untuk membuat bisnis anda anti-kompetisi. Banyak milyarder yang tak bisa memproteksi bisnisnya dan jatuh bangkrut!. Maka sebetulnya 5 cara tadi dikombinasikan dengan kreativitas sudah bisa membuat kompetitor baru yang masuk ke market anda kesulitan dan mungkin ragu-ragu untuk bersaing dengan anda dan lebih baik mencari jalan lain.

Founder SekolahPebisnis, Business Owner & Certified Int.Digital Sales Coach

Membantu anda merintis & mengembangkan bisnis.

Expert Digital Marketing Bisnis Offline membantu berbagai bisnis dengan lokasi offline untuk menjalankan marketing online dan mendapatkan tambahan pelanggan dan kenaikan omset dari digital marketing.

#BisnisOfflineScaleUpOnline | Start Your Success Journey Today!

Leave A Reply

Your email address will not be published.