Jangan Melulu Salahin Dashboard…Ini Salah Satu Penyebab Utama Iklan Rugi & Boncos

Jangan Melulu Salahin Dashboard...Ini Salah Satu Penyebab Utama Iklan Rugi & Boncos

Katanya iklan itu adalah strategi yang tepat untuk kita mendapatkan calon pelanggan, pembeli secara konsisten dari dunia online. Tapi kok….

Tapi kenyataannya berbeda dengan mereka yang sering memamerkan screenshot tanda income mereka yang fantastis dari beriklan di platform seperti Instagram Ads, Facebook Ads, ataupun Google Ads. 

Kalau kita mencoba hasilnya kok tidak semudah itu ferguso?

Jauh dari bayangan para suhu yang katanya pendapatannya luar biasa dari beriklan. 

“Saya sudah belajar beriklan, kok pendapatannya nggak nyampe-nyampe? “

Mungkin kamu terlalu fokus ke hal-hal teknis…

Kadang-kadang saat kita baru mulai beriklan dan belum bertemu kesuksesan dalam beriklan, kuncinya yang membedakan antara mereka yang berhasil dan tidak berhasil  bukan distrategi beriklannya..

Apa saja sih salah satu unsur utama yang dialami oleh mereka yang belum berhasil beriklan?

 bukan strategi iklannya melainkan apa yang ada didalam iklannya atau yang biasa disebut “Ads Creative” , atau konten kreatif yang ada pada iklan tersebut. 

Sebelumnya, yuk kita lihat kapan sih kita harus menggunakan metode beriklan?

Ada 4 pertimbang utama bahwa anda sudah siap menggunakan budget anda untuk beriklan atau advertising, baik itu di Facebook, Instagram, ataupun TikTok.

Punya Konten Iklan & Landingpage Atau Website Yang Bagus

Kebanyakan dari kita memulai ingin mendapatkan customer dari online tapi kita langsung menggunakan iklan langsng tanpa berfikir mengenai isi kontennya mau seperti apa, Ads creativenya, dan dan juga landingpage, dan salespage-nya. 

Kesalahannya terletak di Salespage-nya yang penting copywriting-nya bagus deh, ternyata tidak ada video dan foto-foto yang membuat orang jadi ingin untuk membeli dari anda.

Jadi , saat anda sudah ingin mulai beriklan persiapkan dulu konten iklannya. 

Ini adalah contoh-nya bisnis salon saya..

Bisa kita lihat, bahwa dari sisi feed -nya sudah ada video dan foto dari influencer. Ini membuat kita tidak menjadi pejuang Canva. Pastikan fokus beriklannya, nah.. konten-nya jangan ditinggalin, tapi jangan juga sibuk jadi pejuang Canva, edit design grafis semua di Canva.

Jadi gimana caranya? Gunakan influencer!

Influencer ini nanti bisa anda edit, dimodifikasi sedikit supaya anda punya konten dan akun bisnis yang kredibel. Jika fondasi tersebut sudah ada di akun anda makan saatnya anda beriklan di TikTok maupun di Instagram. Itu akan membuat iklan anda tidak berpotensi boncos atau rugi. 

Fakta selanjutnya jika anda ingin beriklan coba tanyakan dulu..

..apakah anda sekarang sudah siap untuk beriklan atau sekarang harusnya mencari influencer dulu atau strategi endorsement dulu?

Cara taunya gimana kalau bisnis anda siap di-iklankan?

Ini dia ciri-ciri bahwa anda seharusnya masuk ke strategi endorsement :

1. Alihkan budget anda ke endorsement atau influencer terlebih dahulu. Salah satunya butuh konten untuk produk anda.

2. Efek dari anda endorsement ke influencer akan menambah kenaikan jumlah followers, sehingga saat anda beriklan bisa terkonfersi menjadi pembei dengan lebih mudah

3. Masuk konten feed & Salespage, salespage anda sudah terbukti menjual atau belum? kalau salespage anda isinya masih copywriting saja maka anda belum siap untuk beriklan, karena iklan membuat kita bisa membayar ke TikTok, Instagram, YouTube, Google, dan disebaran ke lebih banyak orang.

Coba di cek hal-hal tadi sebelum memutuskan untuk beriklan.. supaya kamu tidak terlalu cepat beriklan dan malah tergelincir!!

Kesalahan terbesarnya adalah, seorang pemula yang belum profitable adalah dia sudah yakin menyebarkan produk dan bisnisnya ke lebih banyak orang, padahal yang disebarkan ini belum siap, nah.. ini saya bilang mempercepat bisnisnya sendiri untuk cepat gagal..! 

Kenapa?

Karena belum siap akun Instagram, salespage-nya, tapi sudah disebarkan ke lebih banyak orang menggunakan strategi beriklan. 

Jadi fungsi endorse influencer bukan hanya untuk mendapatkan followers saja tapi supaya feed anda kredible, jadi rapih. 

Saat anda mengiklankan dan orang masuk ke akun anda otomatis orang-orang akan langsung percaya karena anda sudah memakai orang terkenal, orang tau dan mereka sudah percaya. Selanjutnya anda sudah bisa menaikkan followers dan yang palin penting menaikan salespage. 

Jadi saat anda beriklan ini larinya bisa ke akun Instagram atau TikTok, dan bisa lari ke salespage atau landing page, keduanya harus diisi dengan influencer, foto dan video. 

Jangan sampai anda bergantung dengan copywriting saja ya, karena copy writing ini tidak cukup membuat orang yakin dan ingin membeli, kenapa? Karena tidak ada unsur trust yang langsung instan terbangun. 

Jadi jika hal tersebut belum ada, mungkin itu sebabnya anda beriklan, orang lain bisa mendapatkan pendapatan sampai ratusan juta, tapi anda stuck disitu aja ya..

Sebaiknya pakai Budget Anda dulu untuk Influencer terutama jika..

Tapi kan influencer itu mahal….

Dulu iya, sekarang tidak lagi..mungkin itu artinya ilmu endorse anda masih belum di update!

Semua orang saat ini ingin menjadi pembuat konten, jadi aneh kalau anda bilang sebagai seorang pebisnis bilang endorse itu mahal, dan pebisnis wajib bikin konten!

Jika anda saat ini berada pada tahap membangun akun anda dengan foto dan video influencer, anda bisa menggunakan startegi endorse yang saya sebut Endorse Hacking, caranya kita bisa hacking strategi endorsement yang nggak biasa, unik tapi simple, dengan cara apa? menggunakan influencer yang nggak besar dengan harga yang mahal, tapi dengan menggunakan nano dan micro influencer. 

Apalagi nantinya, konten influencer ini bisa dikombinasikan dengan Ads anda!

Ini adalah contoh dari brand saya yang menggunakan TikTok Ads..

Terutama di TikTok, berbeda dengan platform ads lainnya…

kalau kita beriklan di TikTok creative itu penting banget..

Selain karena TikTok benar-benar platform yang mengedepankan kreatifitas tapi juga kreative kita harus cepat diupdate, kalau kita bukan seorang creator atau influencer kita bisa berkolaborasi dengan mereka yang sudah jadi influencer dan creator menggunakan metode endorse hacking, bia endorse dengan budget ekonomis bahkan gratis.

Lalu apa yang kita lakukan setelah mendapatkan konten dari influencer?

Fokus beriklan! dengan mengambil konten dari mereka yang yang memang jago buat konten ya jadi bukan kita yang buat konten sendiri..

Yuk ingat kembali bahwa identitas kita adalah pebisnis..

Jika anda seorang creator..

Caranya dengan rajin posting, kumpulkan audience, lalu monotize audience anda dengan membuat produk.

Kalau anda pebisnis..

Rajin marketing, mulai jualan segera, gunakan advertising, gunakan endorse, campaign segera.

Apakah sudah siap konten?

Landing page sudah trust?

Apakah timeline sudah credible?

Setelah itu anda bisa combine konten dari influencer kedalam Ads anda. Itu membuat anda nggak lagi rugi dan boncos tapi sekarang bisa sibuk ngurusin transaksi bisnis anda.

Instagram @Yosefabas_ | Praktisi Bisnis & Digital Marketing Coach

Get All My Secret Resources Here:

Founder SekolahPebisnis, Business Owner & Certified Int.Digital Sales Coach

Membantu anda merintis & mengembangkan bisnis.

Expert Digital Marketing Bisnis Offline membantu berbagai bisnis dengan lokasi offline untuk menjalankan marketing online dan mendapatkan tambahan pelanggan dan kenaikan omset dari digital marketing.

#BisnisOfflineScaleUpOnline | Start Your Success Journey Today!

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *