Prediksi Bisnis 2022 Menurut Forbes & Survey Dari 1,067 Marketer Dunia

Prediksi Bisnis 2022 Menurut Forbes & Survey Dari 1,067 Marketer Dunia

Dalam bisnis & marketing satu-satunya yang sudah pasti adalah perubahan selalu terjadi. Kalau anda ingin 2022 jadi lebih maju dibandingkan dari kompetitor, maka keep up to date dengan trend marketing sangat penting untuk mengikuti pergerakan perilaku pasar.

Yuk kita lihat apa saja yang pebisnis lakukan dalam marketing di 2022..

Dari 8 Biggest Business Trends In 2022 kita akan fokuskan ke 3 Trend, yaitu :

  1. Employe & Gig Economy
  2. Brand Authenticity
  3. Noble Purpose

Brands will take more social responsibility

30 juta dari 64 juta pelaku UMKM bisa go digital adalah target pemerintah di tahun 2024, Bayangkan pertambahan jumlah persaingan di dunia online di tahun 2024.

Artinya banyak sekali kompetitor-kompetitor kita yang akan masuk ke dunia online. Pertanyaannya apakah kita sudah siap? dan bagaimana mempersiapkan bisnis kita supaya lebih kompetitif dan berbeda dibandingkan dengan lebih banyak orang baru yang masuk ke dunia online?. Saat ini baru 15 juta yang masuk ke dunia online dari 30 juta target yang akan masuk di tahun 2024.

Dengan banyaknya penjual dan brand, pelanggan memperhatikan sebuah bisnis tak hanya dari produk/jasa saja, tapi cara memperlakukan pelanggan, karyawan bahkan dunia sekitar bisnis tersebut dan bisnis yang cerdas, menggunakan ini untuk meningkatkan value brand mereka sebagai bisnis yang punya tanggung jawab sosial punya nilai lebih dimata pelanggan. Bisnis nggak hanya buat campaign promo dan penawaran yang menarik saja, tapi juga menunjukkan cause, misi dan isu sosial yang di bela.

Ini juga jadi fokus bisnis trend versi Forbes bahwa selain noble purpose, autheticity sebuah brand juga sangat penting. 

Marketers could see budget increases in 2022

Social media is the number one channel marketers are leveraging. Dari ribuan marketer dunia yang disurvey,  investasi online marketing yang akan mereka lakukan adalah mobile web-design, short-form video content, dan bagian terbesarnya 34% mengatakan menaikkan budget influencer marketing.

57% telah menggunakan influencer marketing dan mengatakan itu efektif dan 46% dari mereka menaikkan jumlah budget influencer marketing di 2022. Artinya influencer marketing jadi strategi marketing yang wajar dan harus dimiliki sebuah bisnis. Uniknya 56% dari mereka invest bukan hire celebrity influencer tapi sebagian besar malah bermain di micro-influencer.

More brands will test out native ads

Semakin banyak pebisnis di dunia online yang beriklan, semakin terlatih juga pelanggan untuk membedakan mana yang iklan dan mana yang bukan. Karena itu strategi native advertising jadi penting untuk dikuasai. Iklannya bisa digital, tapi selama menggunakan mindset iklan masih seperti tradisional yang di desain untuk interupsi dan standout, pelanggan tahu mereka sedang “dijualin” dan lebih mudah untuk skip iklan anda.

Filosofi Native advertising ini adalah membuat konten ads anda blending dengan tempat di mana anda mempromosikannya sehingga bisa mudah dikonsumsi dan mencapai audience baru. Contohnya di akun publik, saat endorse influencer, atau saat beriklan di feed instagram.

Founder SekolahPebisnis, Business Owner & Certified Int.Digital Sales Coach

Membantu anda merintis & mengembangkan bisnis.

Expert Digital Marketing Bisnis Offline membantu berbagai bisnis dengan lokasi offline untuk menjalankan marketing online dan mendapatkan tambahan pelanggan dan kenaikan omset dari digital marketing.

#BisnisOfflineScaleUpOnline | Start Your Success Journey Today!

Leave A Reply

Your email address will not be published.