Seberapa Penting Sih Jumlah Follower Online Shop Agar Bisnis Laris?

Seberapa Penting Sih Jumlah Follower Online Shop Agar Bisnis Laris?

Mungkin anda juga sudah tau jawabannya adalah pasti penting! 

kebayang ngak kalau di sosial media, kita sama sekali gak punya follower?

Yaa gak ada yang lihat dan gak ada yang beli..

Tapi artikel ini ingin membahas jauh lebih dalam lagi terutama untuk pebisnis…

 seberapa penting dan seberapa besar efeknya kepada profit dan income yang akan kita dapatkan..

Mulai dari ini contohnya..yang kita sudah sama-sama tau ya sebuah brand lokal yang sudah go international yaitu bro.do dimana bro.do ini bahkan Bapak presiden kita juga ikut menggunakan dan mempromosikan sepatu ini.

Jadi brand ini memiliki value yang sudah besar bahkan dia menggunakan Dian Sastro sebagai brand ambasador dan juga sempat berkolaborasi dengan beberapa artis lainnya.

Pertanyaannya, apakah bro.do ini pertambahan engagement dan pertambahan followersnya kencang?

Kita bisa melihat menggunaka tools yang namanya Socialblade.

Kalau kita lihat engagement dari sebuah brand bro.do bukan hanya terkenal secara nasional tapi sudah memiliki value yang sangat besar di presepsi customernya ternyata engagementnya cukup rendah ya, dan pertambahan followersnya pun ternyata minus.

Jangan minder kalau interaksi dan pertambahan follower akun bisnis anda kurang bagus.. jangan bandingkan dengan creator juga!

Mungkin kalau kita yang menganggap bahwa brand ini adalah brand besar berarti perfoma bisnis saya ini kurang begitu bagus karena engagement saya belum sampai 1% atau 5% tapi brand besar seperti ini engagement dan pertambahan followernyapun tidak secepat itu, dan itu normal!

Jadi ini adalah dua hal yang berbeda

kita seorang brand dan seorang creator..

Lalu gimana caranya bisnis bro.do berpromosi?

Disini dia berkolaborasi dengan influencer, ini salah satu contohnya..

Dia berkolaborasi dengan salah satu influencer yang engagementnya bagus yaitu Rizky Nazar..

Disini kalau kita lihat follower, jumlah like dan komennya sangat tinggi sekali, kenapa? karena akun sebagai brand dan akun sebagai creator itu beda.

Orang lebih engage dengan akunnya creator.

Apakah ini asumsi? Bukan!

Kalau kita cek di socialblade angagementnya jauh lebih tinggi dan pertambahan followernyapun cukup baik, plus pertambahan followernya yang ribuan dalam satu bulan dibandingkan dengan akun online shop yang sama-sama besar brand nya tapi cuma 60 pertambahan followernya dalam satu bulan.

Kebayang ya?

Kadang kita membandingkan online shop kita dengan influencer atau creator ya berbeda karena ini dua makhluk yang berbeda ya..

 

Coba kita balik yah.. bandingkan creator dengan bisnis miliknya…

Siapa yang nggak tau Fadil Jaidi?

Saya rasa banyak dari kita yang sudah familiar ya..

Apalagi sudah seliweran di TikTok masuk fyp dimana-mana dan di Instagram pun sudah verified dan cukup besar 7jt followers.

Ternyata memang luar biasa ya sebagai seorang creator Fadil Jaidi ini engagement rate nya mencapai 8,47% dan jarang seorang influencer dengan follower jutaan dengan engagement rate nya bisa jutaan seperti ini, dan pertambahan followernya pun bagus sekali.

Bahkan bisnis milik influencer pun engagement & pertambahan follower biasa aja

Fadil Jaidi ini punya bisnis…

…yang mungkin anda sudah tau juga ya, bahwa dia punya bisnis yang namanya trafficbun.id menurut anda kira-kira engagement rate dan pertambahan follower dari bisnisnya apakah akan sama dengan akun Fadil Jaidi?

Jadi kalau kita punya bisnis online kadang-kadang kita menganggap bahwa bisnis online saya kurang performance nih penambahan follower dan engagementnya. 

Ini contoh bisnis milik artis atau influencer, ternyata kalau kita cek socialbladenya akun trafficbun.id ini memiliki engagement rate yang rendah juga.

Ada nggak online shop yang pertambahan followernya bagus dan engagement rate nya juga bagus?

Kebetulan Fadil Jaidi ini juga menjadi BA dari beberapa online shop ataupun brand-brand online lainnya..

Salah satu contoh yang bagus yaitu yellowfitkitchen.

Kalau kita lihat yellowfitkitchen ini followersnya belum sebesar bro.do tadi yang sudah sampai 1jt follower…

yellowfitkitchen ini dua kali lipatnya trafficbun.id secara jumlah follower jadi ya harusnya engagementnya pun mungin dua kali lipatnya, tapi realitanya enggak!

Kalau kita lihat engagementnnya yellowfitkitchen bagus bisa sampai 1%, padahal tadi yang followers setengahnya itu 0,1% , lalu pertambahan followernya pun besar.

Kok bisa ya?

Rahasia Brand Bisnis yang punya interaksi dan pertambahan follower besar

Kalau ada online shop creator dan influencer itu akan memiliki pertambahan follower yang besar, kenapa? endorse!

Memang mereka sharing-sharing education content yang membuat orang itu pingin follow sehingga pertambahan followernya pun tinggi dan engagementnya pun tinggi. Tapi gak cukup!

kenapa yellowfitkitchen bisa?

Ternyata ada rahasia dibaliknya lohh.. 

.. Rahasianya adalah yellowfitkitchen ini selain hanya melihat dari feed nya saja sering buat konten, ada video-video reels bagus, kontennya juga bagus tapi juga rajin melakukan endorsement alias punya strategi endorse yang tepat.

Karena kenyataannya sama-sama membuat konten creator dan bisnis efeknya akan berbeda lebih bagus yang creator atau influencer. jadi bisnis gak cukup sekedar ngonten mau profit!!

Jangan buat ini jadi halangan buat anda pebisnis…

Karena influencer dan creator juga punya tantangannya kok..

Kadang-kadang mereka creator ini malah memiliki pertanyaan besar disaat mereka punya follower besar, engagement bagus tapi ngak bisa monotize jangka panjang, nggak bisa bikin bisnis. Jadi ini bukanlah bagusan yang mana, jadi keduanya ini punya plus dan minusnya .

Kalau anda punya akun bisnis, saran saya adalah kalau mau meninggikan engagementnya, meninggikan jumlah followernya dengan drastis itu mengikuti startegi yang digunakan oleh yellowfitkitchen yaitu endorse.

Ternyata strategi yang digunakan yellowfitkitchen adalah menggunakan strategi Scale-Up Influencer Marketing!

Disini bisa dilihat bahwa ada mini class yang disini founder dari yellowfitkitchen ini sharing, bahwa dia bisa memiliki engagement yang bagus di akunnya dan pertambahan followernya bagus itu karena influencer, jadi dia pernah sharing gimana caranya Scaling-Up influencer marketing jadi menggunakan ribuan influencer per bulan.

Bahkan case yang disharingkan adalah hiring 250+ influencer per minggu berarti puluhan influencer per hari.

Pebisnis fokus cari kolam pelanggan yang sudah siap di panen, bukan ternak!

sebagai pebisnis kita nggak langsung membuat kolam atau berternak, dan yang kita lakukan adalah kita menjadi seorang yang memancing! 

Memancingnya dimana?

Yaa di kolam influencer yang engagementnya sudah tinggi dan followernya siap pancing!

…sehingga yellowfitkitchen nggak membangun follower dari awal tapi dia mengambil dari kolam-kolam yang sudah dibangun oleh si influencer.

Perbedaan utama pebisnis dan creator mau cuan di online!

Jadi perbedaannya pebisnis yang mau cuan sebagai seorang pebisnis online bukan mebuat kolah tapi mencari kolam yang sudah ada ikannya didalamnya dan siap kita ambil!

Jadi strategi Scaling-Up Influencer Marketing ini dengan mencari influencer yang memiliki engagement yang sudah bagus, memiliki kolam followers yang sudah siap untuk kita ambil followernya ini menjadi customer kita dibandingkan dengan kita berternak follower, engagement dari awal.

Bisa nggak ya kita endorse ke influencer dengan begitu mudahnya?

Atau kita harus endorse ke influencer yang mahal?

Nah sekarang ada fenomena yang disebut dengan over supply of influencer, bahkan sampai dibahas di Yahoo!news. Jadi influencer itu sekarang banyak, mulai dari influencer kecil, menengah sampai yang besar, dari yang ekonomis bahkan gratis. 

Jadi dengan cara itu yang harus besar bukanlah follower dan interaksinya dari online shop kita, melainkan jumlah transaksi dan saldo rekening yang semakin terisi.

Jadi mulai terjawab ya pertanyaan seberapa penting sih jumlah follower online shop yang harus kita miliki sebagai sebuah bisnis, supaya bisnis kita bisa laris?

Jawabannya follower itu penting!

Karena kalau tanpa followers maka akan terlihat tidak kredible, tapi bukan kita berternak followers dari influencer hanya untuk kredibilitas saja, tapi kita datangkan jumlah followers tambahan dari endorsement sehingga kita nggak perlu pusing dengan engagement rate, pertambahan follower, dengan cara kita creating content, tapi kita menggunakan endorsement ambil dari tempat influencer dan creator yang mereka ini udah bagus engagementnya dan sudah memiliki kolam follower yang nantinya akan jadi customer kita dan pada akhirnya kita bisa mendapatkan transaksi dan dompet kita terisi.

Start Your Success Journey Today!

Instagram @Yosefabas_ | Praktisi Bisnis & Digital Marketing Coach

Get All My Secret Resources Here:

Founder SekolahPebisnis, Business Owner & Certified Int.Digital Sales Coach

Membantu anda merintis & mengembangkan bisnis.

Expert Digital Marketing Bisnis Offline membantu berbagai bisnis dengan lokasi offline untuk menjalankan marketing online dan mendapatkan tambahan pelanggan dan kenaikan omset dari digital marketing.

#BisnisOfflineScaleUpOnline | Start Your Success Journey Today!

Leave A Reply

Your email address will not be published.